Laptop lemot tentunya menjadi masalah yang cukup mengganggu bagi sebagian besar orang. Apalagi bagi seseorang yang memang bekerja dengan perangkat satu ini setiap harinya. Inilah kemudian yang membuat banyak orang mencari tahu cara mengatasi laptop lemot dengan cepat dan mudah.

Tentunya supaya laptop bisa kembali digunakan dengan lancar adalah alasannya. Laptop yang lemot inipun pada dasarnya bisa disebabkan oleh berbagai hal. Nah, lalu bagaimana cara untuk mengatasi laptop yang lemot? Simak ulasannya berikut :

Mengetahui Penyebab Laptop Lemot

Mengetahui cara mengatasi laptop lemot tentu menjadi hal yang penting bagi setiap orang yang memang sering menggunakan perangkat satu ini. Namun, memahami letak permasalahan yang menjadi penyebab laptop menjadi lemot tentu menjadi hal pertama yang perlu diketahui.

Pada dasarnya laptop yang lemot pun tentunya memiliki berbagai macam yang menjadi penyebabnya. Nah, lalu apa saja sih permasalahan yang menjadi penyebab laptop menjadi lemot? Berikut adalah 5 penyebab diantaranya :

1. Kapasitas Hardisk Tidak Cukup

Penyebab utama yang sering terjadi pada laptop lemot adalah hardisk terlalu penuh. Penggunaan ruang penyimpanan pada hardisk yang sudah melebihi kapasitas tentunya akan membuat perangkat menjadi sulit dalam membaca data.

Hal inilah kemudian yang membuat laptop menjadi lebih lambat dalam bekerja. Pada akhirnya beberapa sistem tidak mau merespon perintah yang diberikan pada saat laptop digunakan.

2. Hardisk yang Sudah Terlalu Lama

Penggunaan hardisk yang sudah terlalu lama ternyata juga bisa menjadi penyebab utama dari laptop yang lemot. Hal ini seringkali tidak disadari oleh masyarakat awam karena keadaan laptop yang masih bagus. Padahal pada perangkat kerang dari laptoplah yang bermasalah.

Hardisk yang sudah terlalu lama memang pada dasarnya akan mengalami kemampuan performa dari kinerja. Biasanya kemampuan membaca data dari hardisk ini akan berkurang dalam jangka waktu tertentu. Inilah kemudian yang membuat laptop menjadi lebih lambat saat dioperasikan.

3. Temporary Files Penuh

Temporary files yang sudah penuh juga bisa berpengaruh buruk pada kinerja hardisk yang pada akhirnya membuat laptop menjadi lemot. Hal ini bisa terjadi karena pada dasarnya temporary files ini akan cukup banyak memakan tempat pada hardisk.

Inilah kemudian yang membuat RAM cepat penuh dan tidak bisa menampung file lain. Bahkan hal ini juga menjadi penyebab utama dari lambatnya hardisk dalam membaca data dari aplikasi yang dijalankan pada laptop.

4. Virus

Tentunya virus menjadi penyebab lain yang cukup berbahaya pada laptop. Hal ini bisa membuat kinerja laptop menjadi lebih lambat bahkan bisa saja menjadi penyebab utama kerusakan sistem laptop.

Biasanya virus yang masuk ke sistem dalam laptop bisa terjadi karena pengguna yang terlalu sering mengunduh file dari website berbayar. Terlalu sering menyambungkan flashdisk ke laptop juga bisa menjadi penyebab laptop jadi tertular virus.

Mengatasi Laptop yang Lemot

Cara mengatasi laptop lemot tentunya menjadi hal berikutnya yang harus diketahui setelah sebelumnya memahami sekilas tentang 4 penyebab utama dari permasalahan laptop lemot. Nah, untuk mengatasi permasalahan pada sistem laptop yang sering lebih lambat maka, pengguna bisa melakukan hal berikut ini :

1. Hapus Aplikasi yang Tidak Perlu

Hal pertama yang perlu dilakukan sebagai antisipasi supaya laptop tidak lemot adalah mengurangi penggunaan aplikasi pada laptop. Memilih aplikasi yang dirasa penting dan melakukan uninstal pada aplikasi lain yang tidak terlalu digunakan adalah solusi yang tepat.

Pengguna bisa melakukan uninstal dengan cara masuk pada menu control panel. Nah, lalu bagaimana cara untuk menghapus aplikasi di laptop? Simak ulasannya berikut ini :

  • Silakan buka control panel pada menu start windows yang ada di laptop.
  • Tahap berikutnya silahkan masuk pada menu aplikasi dan program.
  • Langkah berikutnya silahkan pilih aplikasi yang sekiranya tidak terlalu dibutuhkan.
  • Silakan klik pada aplikasi tersebut kemudian pilih menu uninstal.
  • Tunggu beberapa saat hingga proses penghapusan data aplikasi pada laptop selesai dilakukan.

2. Menghapus Temporary Files

Seperti yang sempat dibahas sebelumnya bahwa temporary files menjadi masalah yang bisa menjadi penyebab laptop menjadi lemot. Nah, tentunya menghapus file ini secara rutin menjadi hal yang perlu dilakukan. Lalu, bagaimana cara untuk melakukan hal ini? Simak ulasannya berikut :

  • Silakan klik menu windows + R.
  • Apabila sudah maka, tahap berikutnya klik menu %Temp% setelahnya lakukan enter.
  • Tahap berikutnya klik tombol ctrl+A.
  • Hal terakhir yang perlu dilakukan adalah melakukan klik shift+Del untuk menghapus temporary files yang menumpuk.

3. Mematikan Aplikasi StartUp Windows

Pengguna juga bisa mematikan aplikasi startup windows untuk mengatasi laptop lemot. Nantinya dengan mematikan startup ini maka, kinerja laptop bisa kembali pada performa semula. Nah, lalu bagaimana cara mematikannya? Berikut langkah-langkahnya :

  • Tekan tombol windows + R.
  • Tahap berikutnya ketik msconfig dan lakukan enter.
  • Nantinya akan ada daftar program yang ditampilkan pada layar laptop.
  • Silakan pilih program yang sekiranya tidak digunakan dan lakukan disable pada program.

4. Mengganti Hardisk

Mengganti hardisk tentunya juga menjadi hal berikutnya yang bisa dijadikan solusi untuk mengembalikan performa dari laptop yang lemot. Pengguna bisa mengganti hardisk dengan kualifikasi HDD menjadi SSD.

Nantinya menggunakan hardisk SSD ini maka, pengguna bisa mendapatkan penyimpanan baru yang lebih cepat. Tentunya nantinya pengguna tetap harus menggunakan ruang penyimpanan sesuai dengan kapasitas supaya hardisk tidak kembali bermasalah.

Itulah tadi sekilas cara mengatasi laptop lemot yang bisa dilakukan sendiri dengan mudah dan cepat. Tentunya menggunakan kapasitas laptop sesuai dengan kemampuan laptop adalah hal yang perlu dilakukan supaya laptop tetap pada performa yang baik.

Lanjutkan Di Bawah ini

Unduh Disini